Hubungi Kami
Dalam dunia medis modern, penyembuhan luka telah berkembang jauh melampaui sekadar penggantian balutan. Wocare, sebagai pionir perawatan luka, kini menghadirkan layanan Electrical Stimulation (ES) sebagai solusi mutakhir untuk mengatasi luka yang sulit sembuh (stagnan) dan luka kronis.
Electrical Stimulation adalah terapi pelengkap yang menggunakan arus listrik tingkat rendah untuk meniru arus listrik alami tubuh yang sering kali terganggu pada luka kronis. Arus ini berfungsi sebagai "pemicu" biologis yang menghidupkan kembali proses seluler yang melambat atau berhenti. Menurut Rajendran et al. (2021), stimulasi listrik bekerja dengan meniru "arus luka" (current of injury) alami tubuh yang hilang pada luka kronis, sehingga mampu mengaktifkan kembali kaskade penyembuhan yang terhenti.
Luka sering kali mengalami fase stagnan (berhenti berproses) karena sirkulasi darah yang buruk atau aktivitas seluler yang rendah. Berdasarkan tinjauan ilmiah terbaru (Girish et al., 2023) dan data riset seluler, ES bekerja melalui mekanisme kunci berikut:
Luka kronis sering kali terhambat oleh kolonisasi bakteri. Penelitian menunjukkan bahwa pemberian ES selama 30 menit memberikan reduksi signifikan pada Colony Forming Units (CFU) terhadap enam patogen utama (p < 0.01):
Gram-Negatif: E. coli, P. aeruginosa, dan Klebsiella pneumonia.
Gram-Positif: S. aureus, Staphylococcus epidermidis, dan Escherichia faecium.
Terapi selama 15 - 60 menit per hari terbukti meningkatkan perfusi kulit 24% lebih tinggi. Selain itu, terjadi peningkatan sebesar 25% pada kepadatan kapiler dan tegangan oksigen transkutaneus, yang sangat vital untuk respirasi sel di area luka.
ES secara langsung memicu faktor pertumbuhan dan perbaikan struktural:
VEGF (Vascular Endothelial Growth Factor): Produksi VEGF meningkat rata-rata 35% hingga 42% dibandingkan kulit yang tidak terpapar. VEGF bertanggung jawab atas pembentukan pembuluh darah baru (angiogenesis).
Aktivitas Fibroblas: Meningkatkan migrasi acak sel fibroblas dalam rentang waktu 2 jam hingga 20 hari terapi, yang mempercepat penutupan luka.
Volume dan Aliran Darah: Tercatat reduksi volume luka sebesar 38,9% dan peningkatan aliran darah ke situs luka sebesar 78,6% dibandingkan kelompok kontrol.
Penelitian oleh Rajendran et al. (2021) serta meta-analisis terbaru oleh Girish et al. (2023) memperkuat data spesifik dari studi "Effects of ES on Chronic Wounds":
Peningkatan Perfusi Total: Arus darah di sekitar luka meningkat hingga 87% pada pasien diabetes.
Reduksi Area Luka: Penurunan luas area luka sebesar 82,34% – 86% pada kasus Pressure Injury (PI) dan Diabetic Foot Ulcer (DFU).
Tingkat Kesembuhan Total: Antara 70,77% – 100% luka borok pada kasus PI dan DFU berhasil sembuh total dalam periode 12 minggu dengan protokol 20 – 60 menit per hari.
Banyak pasien datang ke Wocare dengan keluhan luka stagnan—luka yang tidak menunjukkan kemajuan selama minimal 4 minggu. Kondisi ini sering terjadi pada:
Luka kaki diabetik (DFU).
Luka tekan (dekubitus/PI).
Luka akibat gangguan pembuluh darah.
Terapi ES di Wocare memberikan dorongan energi eksternal yang dibutuhkan oleh luka tersebut untuk keluar dari fase inflamasi yang berkepanjangan dan segera masuk ke fase regenerasi jaringan.
Layanan Electrical Stimulation di Wocare didukung oleh literatur medis terbaru yang membuktikan perannya dalam menekan kolonisasi bakteri, meningkatkan VEGF, dan memperbaiki sirkulasi darah secara drastis. Kami berkomitmen membantu Anda mencapai kesembuhan yang optimal melalui integrasi teknologi dan perawatan holistik.
Konsultasikan kondisi luka Anda dengan pakar kami di Wocare untuk mendapatkan rencana terapi ES yang dipersonalisasi.
#perawatanluka #spesialislukadiabetes #wocare #rawatlukawocaresolusinya! #wocare #wocare_center #wocarebogor #perawatanluka_wocare
Updated: 20 Jan 2026