Hubungi Kami
Stoma menjadi masalah baik di dunia maupun di Indonesia. Prevalensi Colorectum Cancer pada Tahun 2022 lebih dari 1.8 Millions kasus di dunia. Sementara itu, di indonesia kasus baru kanker kolorektal sebanyak 35.676 dan merupakan peringkat Ke-4 terbanyak di Indonesia (WHO, 2022). Di Indonesia, penyandang stoma masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan akses terhadap kantong stoma hingga kurangnya edukasi mengenai perawatannya. Banyak dari mereka yang kesulitan secara finansial untuk mendapatkan alat yang dibutuhkan agar tetap hidup sehat dan nyaman. Oleh karena itu, donasi dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk membantu mereka. Wocare hadir sebagai solusi dengan menerima donasi dari berbagai pihak untuk membantu para penyandang stoma. Donasi ini digunakan untuk menyediakan kantong stoma, alat perawatan, serta edukasi bagi mereka yang membutuhkan, sehingga mereka dapat menjalani hidup dengan lebih percaya diri tanpa terbebani biaya tinggi.
Sayangnya, kantong yang diterima tidak layak digunakan mengakibatkan beberapa masalah seperti iritasi, kemerahan, dan kualitas hidup menurun. Tingginya harga kantong dipasaran menjadi masalah baru bagi penyandang stoma. Ketidakcukupan finansial menjadi salah satu latar belakang yang harus diperhatikan terkait permasalahan kantong bagi penyandang stoma yang menyebabkan harus menggunakan kantong modifikasi dengan plastik gula dan double tape. Kondisi ini akan menyebabkan berbagai permasalahan baik di stoma dan peristomal.
Hasil survey yang dilakukan InWCCA kepada 12 Stoma Nurse Indonesia menemukan bahwa 90% pasien dengan stoma melakukan konsultasi dengan stoma nurse di praktek mandiri perawat, harga kantong rata-rata > Rp. 50.000 (untuk colostomy) dan > Rp. 75.000 (untuk urostomy), kantong stoma didapatkan di Private 80%, Donasi dari NGO 36,4% dan BPJS 10%.
Harga kantong yang mahal, ketidak tersedianya layanan perawatan stoma, dan produk lainnya yang dibutuhkan menjadi masalah bagi penyandang stoma di Indonesia. Hasil survey kualitatif yang dilakukan oleh InWCCA kepada ostomate di Indonesia yang mempengaruhi Beban emosional, psikologis baik ostomate dan atau keluarga ”.....saya tidak bisa kerja lagi seperti dulu tapi saya akan berharap bisa sembuh dari sakit saya, terus saya akan bikin tali pinggang untuk pasang kantong kolostomi, mudah- mudahan bisa laku kalo dijual, kan menolong juga orang lain....”(I.3)
. ..... saya malu dengan kantong di perut, semula saya bisa buang air besar di anus trus sekarang saya buang air besar di lubang perut....” (I.2)
.....Saya Wawan 25 tahun dari karawang sudah hampir 1 tahun jadi penyandang stoma,kebutuhan akan kantong stoma sangat diperlukan karena,kadang dari segi ekonomi,karena kantong yg mungkin bagi kami mahal,wawan sendiri membutuhkan 3x kali ganti gantong dalam seminggu,di belum bekerja,karena memang ketika divonis kanker usus,memang masih nganggur,,sekarang mau bekerja,tapi masih menjalani proses Kemo…..”
…. sudah 8 bln saya jadi ostomate dan masih butuh banyak biaya buat berobat dan juga buat biaya beli kantong stoma, semenjak sakit dan jadi ostomate kebutuhan saya jadi bertambah terutama untuk beli kantong stoma dan bayar BPJS kesehatan setiap bulan nya bagi saya sangat jadi beban. dengan Harapan adanya bantuan kantong stoma ini alhamdulillah sedikit meringankan beban saya. terima kasih itulah sepenggal cerita pengalaman saya….”
Dukungan dari orang lain bisa menjadi cahaya terang di tengah perjalanan yang penuh tantangan. Bantuan kantong stoma dari sesama bukan hanya tentang benda fisik, tetapi tentang kepedulian, empati, dan harapan baru bagi ostomate.
Selain menyalurkan donasi, Wocare juga menyediakan layanan perawatan stoma secara gratis. Dengan dukungan tenaga medis profesional, Wocare memberikan konsultasi, edukasi, dan perawatan luka bagi para penyandang stoma. Layanan ini tidak hanya memastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan yang tepat, tetapi juga memberikan pendampingan psikologis agar mereka lebih siap dalam menghadapi kehidupan pascaoperasi. Program ini menjadi langkah nyata dalam membantu mereka menjalani kehidupan dengan lebih baik dan nyaman.
Bagi penyandang stoma, memiliki akses terhadap perawatan dan alat medis yang tepat bukan sekadar kebutuhan, tetapi juga harapan baru untuk hidup lebih layak. Dengan adanya bantuan dari Wocare, mereka tidak lagi merasa terisolasi atau terbatas dalam aktivitas sehari-hari. Banyak dari mereka yang kini bisa kembali bekerja, beraktivitas, dan bahkan menginspirasi orang lain. Kepedulian masyarakat terhadap penyandang stoma melalui Wocare menjadi bukti bahwa mereka tidak sendiri dan tetap bisa hidup dengan kualitas yang baik.
Hari ini tiba Donasi Kantong Stoma dari Bapak Yugi Armanto dan langsung diterima oleh Bendahara Indonesian Ostomy Association (InOA) Bogor mbak Tuti. Terima kasih untuk Bapak Yugi Armanto yang telah membantu Ostomate Indonesia, semoga dengan bantuan kantong stoma ini semakin banyak Ostomate terbantu dan Kualitas Hidup Ostomate semakin baik.
Wocare terus mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam membantu penyandang stoma melalui donasi dan dukungan lainnya. Dengan semakin banyaknya bantuan yang diterima, semakin banyak pula orang yang bisa dibantu. Inisiatif ini tidak hanya meringankan beban penyandang stoma secara fisik dan finansial, tetapi juga membangun kesadaran bahwa setiap individu berhak mendapatkan kehidupan yang sehat dan bermartabat. Bersama Wocare, kita dapat menciptakan perubahan nyata bagi mereka yang membutuhkan.
Dukungan Anda membawa senyuman kebahagian dan semangat baru bagi ostomate. Setiap donasi yang Anda berikan akan menjadi kontribusi berharga.
Anda juga dapat berdonasi dengan mengklik tautan berikut ini: https://sociabuzz.com/wocare
Kami percaya, dengan bantuan Anda, langkah kecil ini dapat memberikan dampak besar bagi peningkatan kualitas hidup banyak ostomate. Terima kasih atas dukungan dan kemurahan hati Anda.
#ostomate #ostomates #ostomatelife #ostomy #ostomylife #ostomywarrior #ostomycare #wocare #donasi #stomabag #wocaresahabatostomate #wocarepeduliostomate
Updated: 21 Feb 2025