Hubungi Kami
Perkembangan ilmu perawatan luka terus berubah, sementara komplikasi infeksi, penyembuhan lambat, dan risiko amputasi tetap menjadi tantangan klinis yang menuntut pembaruan kompetensi tenaga kesehatan.
Luka kronik membutuhkan pendekatan sistemik, bukan sekadar dressing rutin.
Evaluasi vaskular dan metabolik menentukan arah keberhasilan terapi.
Biofilm dan inflamasi kronik harus diidentifikasi sejak awal.
Advanced wound therapy meningkatkan peluang healing signifikan.
Tim multidisiplin mempercepat penyembuhan dan menurunkan amputasi.
Ns. Ikram Bauk adalah CEO Ikram Wound Care Centre Majene dan praktisi WOC bersertifikat internasional. Berpengalaman lebih dari satu dekade, pembicara pada kongres global termasuk World Council of Enterostomal Therapists. Aktif sebagai dosen, pelatih nasional, penulis, serta pionir praktik mandiri keperawatan di Sulawesi.
Dr. Widasari adalah pionir perawatan luka, stoma, dan kontinensia di Indonesia; Pendiri dan CEO WOCARE Indonesia. Berpengalaman lebih 20 tahun, pembicara pada forum global seperti World Council of Enterostomal Therapists, Asia Pacific Enterostomal Therapy Nurses Association, dan Wound Ostomy and Continence Nurses Society; serta Direktur InETNEP-WCET Indonesia.
Seorang perawat klinis dan pendidik dengan pengalaman lebih dari dua dekade. Menjabat Presiden Indonesia Wound Care Clinician Association serta CEO Balai EDWCARE Langsa. Akademisi di Universitas Sains Cut Nyak Dhien, aktif sebagai trainer nasional WOC dan penggerak pengembangan praktik keperawatan berbasis kompetensi.
👉 Klik Link Berikut untuk Informasi Lebih Lengkap: