Ulkus kaki diabetes merupakan salah satu komplikasi diabetes yang dapat meningkatkan risiko infeksi, rawat inap, dan amputasi ekstremitas bawah, International Working Group on the Diabetic Foot (IWGDF, 2023).
Neuropati perifer dan penyakit arteri perifer merupakan faktor penting yang meningkatkan risiko terjadinya ulkus kaki diabetes, American Diabetes Association Professional Practice Committee (2025).
Pemeriksaan kaki secara berkala membantu mengidentifikasi faktor risiko dan menemukan masalah kaki lebih dini sebelum berkembang menjadi komplikasi yang lebih berat, International Working Group on the Diabetic Foot (IWGDF, 2023).
Edukasi perawatan kaki, penggunaan alas kaki yang sesuai, dan pengurangan tekanan pada area berisiko merupakan bagian penting dari upaya pencegahan ulkus kaki diabetes, Bus et al. (2024).
Pencegahan amputasi membutuhkan pendekatan terpadu yang mencakup pengendalian diabetes, penanganan luka dan infeksi, penilaian sirkulasi darah, serta rujukan tepat waktu kepada tim multidisiplin, IWGDF (2023); IWGDF/IDSA (2023).
Memahami beban masalah ulkus kaki diabetes dan amputasi serta dampaknya terhadap pasien dan sistem pelayanan kesehatan.
Mengenali faktor risiko neuropati, penyakit arteri perifer, deformitas kaki, dan riwayat ulkus.
Memahami prinsip skrining dan stratifikasi risiko kaki diabetes.
Menerapkan prinsip edukasi perawatan kaki untuk pasien dan keluarga.
Memahami peran alas kaki yang sesuai dan pengurangan tekanan dalam pencegahan ulkus.
Mengenali tanda bahaya yang membutuhkan evaluasi dan rujukan segera.
Memahami peran tim multidisiplin dalam pencegahan ulkus, penanganan komplikasi, dan penyelamatan ekstremitas.
Mengidentifikasi peluang penguatan strategi pencegahan kaki diabetes di fasilitas pelayanan kesehatan.
Peserta Road to ASPOA & DWE 2026 Series 4: Strategi Nasional Pencegahan Ulkus dan Amputasi Kaki Diabetes dapat memeriksa nilai SKP sesuai profesi yang tercantum dalam dokumen penetapan Kolegium Kesehatan Indonesia.
Pastikan Anda memilih kategori profesi yang sesuai saat melakukan registrasi.
👨⚕️ DOKTER / DOKTER SPESIALIS
✅ 2 SKP Kemenkes RI
• Dokter – 2 SKP
• Dokter Spesialis Akupuntur Medik – 2 SKP
• Dokter Spesialis Anak – 2 SKP
• Dokter Spesialis Andrologi – 2 SKP
• Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif – 2 SKP
• Dokter Spesialis Bedah – 2 SKP
• Dokter Spesialis Bedah Anak – 2 SKP
• Dokter Spesialis Bedah Plastik dan Rekonstruksi Estetik – 2 SKP
• Dokter Spesialis Bedah Saraf – 2 SKP
• Dokter Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskular – 2 SKP
• Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika – 2 SKP
• Dokter Spesialis Emergensi Medisin – 2 SKP
• Dokter Spesialis Farmakologi Klinik – 2 SKP
• Dokter Spesialis Forensik dan Medikolegal – 2 SKP
• Dokter Spesialis Gizi Klinik – 2 SKP
• Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah – 2 SKP
• Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Medik – 2 SKP
• Dokter Spesialis Kedokteran Keluarga Layanan Primer – 2 SKP
• Dokter Spesialis Kedokteran Kelautan – 2 SKP
• Dokter Spesialis Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler – 2 SKP
• Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga – 2 SKP
• Dokter Spesialis Kedokteran Okupasi – 2 SKP
• Dokter Spesialis Kedokteran Penerbangan – 2 SKP
• Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik – 2 SKP
• Dokter Spesialis Mata – 2 SKP
• Dokter Spesialis Neurologi – 2 SKP
• Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi – 2 SKP
• Dokter Spesialis Onkologi Radiasi – 2 SKP
• Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi – 2 SKP
• Dokter Spesialis Parasitologi Klinik – 2 SKP
• Dokter Spesialis Patologi Anatomi – 2 SKP
• Dokter Spesialis Patologi Klinik – 2 SKP
• Dokter Spesialis Penyakit Dalam – 2 SKP
• Dokter Spesialis Psikiatri – 2 SKP
• Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi – 2 SKP
• Dokter Spesialis Radiologi – 2 SKP
• Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala dan Leher – 2 SKP
• Dokter Spesialis Urologi – 2 SKP
🦷 DOKTER GIGI DAN DOKTER GIGI SPESIALIS
✅ 2 SKP Kemenkes RI
• Dokter Gigi – 2 SKP
• Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial – 2 SKP
• Dokter Gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak – 2 SKP
• Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi – 2 SKP
• Dokter Gigi Spesialis Odontologi Forensik – 2 SKP
• Dokter Gigi Spesialis Ortodonti – 2 SKP
• Dokter Gigi Spesialis Patologi Mulut dan Maksilofasial – 2 SKP
• Dokter Gigi Spesialis Penyakit Mulut – 2 SKP
• Dokter Gigi Spesialis Periodonsia – 2 SKP
• Dokter Gigi Spesialis Prostodonsia – 2 SKP
• Dokter Gigi Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi – 2 SKP
👩⚕️ PERAWAT / NERS / SPESIALIS KEPERAWATAN
✅ 2 SKP Kemenkes RI
• Ners – 2 SKP
• Ners Spesialis Keperawatan Anak – 2 SKP
• Ners Spesialis Keperawatan Gawat Darurat Kritis – 2 SKP
• Ners Spesialis Keperawatan Geriatri – 2 SKP
• Ners Spesialis Keperawatan Jiwa – 2 SKP
• Ners Spesialis Keperawatan Kardiovaskuler – 2 SKP
• Ners Spesialis Keperawatan Komunitas – 2 SKP
• Ners Spesialis Keperawatan Maternitas – 2 SKP
• Ners Spesialis Keperawatan Medikal Bedah – 2 SKP
• Ners Spesialis Keperawatan Onkologi – 2 SKP
• Perawat Vokasi – 2 SKP
• Perawat Vokasi Level 5 – 2 SKP
• Perawat Vokasi Level 6 – 2 SKP
🤰 BIDAN / PROFESI KEBIDANAN
✅ 2 SKP Kemenkes RI
• Bidan Profesi – 2 SKP
• Bidan Vokasi – 2 SKP
• Bidan Vokasi Level 5 – 2 SKP
• Bidan Vokasi Level 6 – 2 SKP
💊 APOTEKER / FARMASI
✅ 2 SKP Kemenkes RI
• Apoteker – 2 SKP
• Apoteker Spesialis – 2 SKP
• Tenaga Vokasi Farmasi – 2 SKP
• Tenaga Vokasi Farmasi Level 5 – 2 SKP
• Tenaga Vokasi Farmasi Level 6 – 2 SKP
• Tenaga Vokasi Analis Farmasi dan Makanan Level 5 – 2 SKP
🥗 NUTRISIONIS / DIETISIEN
✅ 2 SKP Kemenkes RI
• Nutrisionis – 2 SKP
• Nutrisionis Level 5 – 2 SKP
• Nutrisionis Level 6 – 2 SKP
• Nutrisionis Level 8 – 2 SKP
• Dietisien – 2 SKP
🏥 TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN EPIDEMIOLOGI
✅ 2 SKP Kemenkes RI
• Tenaga Kesehatan Masyarakat – 2 SKP
• Tenaga Kesehatan Masyarakat Level 7 – 2 SKP
• Epidemiolog Kesehatan – 2 SKP
• Epidemiolog Kesehatan Level 5 – 2 SKP
• Epidemiolog Kesehatan Level 6 – 2 SKP
• Epidemiolog Kesehatan Level 7 – 2 SKP
• Entomolog Kesehatan – 2 SKP
• Entomolog Kesehatan Level 5 – 2 SKP
• Entomolog Kesehatan Level 6 – 2 SKP
📢 TENAGA PROMOSI KESEHATAN DAN ILMU PERILAKU
✅ 2 SKP Kemenkes RI
• Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku – 2 SKP
• Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Level 5 – 2 SKP
• Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Level 6 – 2 SKP
• Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Level 7 – 2 SKP
🏃 FISIOTERAPIS DAN TENAGA REHABILITASI
✅ 2 SKP Kemenkes RI
• Fisioterapis – 2 SKP
• Fisioterapis Level 5 – 2 SKP
• Fisioterapis Level 6 – 2 SKP
• Terapis Okupasional – 2 SKP
• Terapis Okupasional Level 5 – 2 SKP
• Terapis Okupasional Level 6 – 2 SKP
• Terapis Wicara – 2 SKP
• Terapis Wicara Level 5 – 2 SKP
• Terapis Wicara Level 6 – 2 SKP
• Ortotik Prostetik – 2 SKP
• Ortotik Prostetik Level 5 – 2 SKP
• Ortotik Prostetik Level 6 – 2 SKP
• Ortotik Prostetik Level 7 – 2 SKP
🩺 TENAGA KESEHATAN LAINNYA
✅ 2 SKP Kemenkes RI
• Tenaga Administratif dan Kebijakan Kesehatan – 2 SKP
• Tenaga Sanitasi Lingkungan – 2 SKP
• Tenaga Sanitasi Lingkungan Level 5 – 2 SKP
• Tenaga Sanitasi Lingkungan Level 6 – 2 SKP
• Tenaga Teknologi Laboratorium Medik – 2 SKP
• Tenaga Teknologi Laboratorium Medik Level 5 – 2 SKP
• Tenaga Teknologi Laboratorium Medik Level 6 – 2 SKP
• Perekam Medis dan Informasi Kesehatan – 2 SKP
• Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Level 5 – 2 SKP
• Perekam Medis dan Informasi Kesehatan Level 6 – 2 SKP
• Refraksionis Optisien/Optometris – 2 SKP
• Optometris Level 5 – 2 SKP
• Optometris Level 6 – 2 SKP
• Teknisi Gigi – 2 SKP
• Teknisi Gigi Level 5 – 2 SKP
• Radiografer – 2 SKP
• Radiografer Level 5 – 2 SKP
• Radiografer Level 6 – 2 SKP
• Radiografer Level 8 – 2 SKP
• Fisikawan Medik – 2 SKP
• Penata Anestesi – 2 SKP
• Penata Anestesi Level 5 – 2 SKP
• Penata Anestesi Level 6 – 2 SKP
• Teknisi Pelayanan Darah – 2 SKP
• Teknisi Pelayanan Darah Level 5 – 2 SKP
• Teknisi Kardiovaskuler – 2 SKP
• Teknisi Kardiovaskuler Level 5 – 2 SKP
• Terapis Gigi dan Mulut – 2 SKP
• Terapis Gigi dan Mulut Level 5 – 2 SKP
• Terapis Gigi dan Mulut Level 6 – 2 SKP
• Pembimbing Kesehatan Kerja – 2 SKP
• Pembimbing Kesehatan Kerja Level 7 – 2 SKP
🌿 TENAGA KESEHATAN TRADISIONAL
✅ 2 SKP Kemenkes RI
• Tenaga Kesehatan Tradisional – 2 SKP
• Tenaga Kesehatan Tradisional Keterampilan – 2 SKP
• Tenaga Kesehatan Tradisional Interkontinental – 2 SKP
• Tenaga Kesehatan Tradisional Interkontinental Level 6 – 2 SKP
• Tenaga Kesehatan Tradisional Ramuan Jamu – 2 SKP
• Tenaga Kesehatan Tradisional Ramuan Jamu Level 5 – 2 SKP
• Tenaga Kesehatan Tradisional Pengobat Tradisional – 2 SKP
• Tenaga Kesehatan Tradisional Pengobat Tradisional Level 5 – 2 SKP
• Tenaga Kesehatan Tradisional Pengobat Tradisional Level 6 – 2 SKP
🧪 PROFESI KESEHATAN LAINNYA
✅ 2 SKP Kemenkes RI
• Akupunktur Terapis – 2 SKP
• Akupunktur Level 5 – 2 SKP
• Akupunktur Level 6 – 2 SKP
• Audiologis – 2 SKP
• Audiologis Level 5 – 2 SKP
• Elektromedis – 2 SKP
• Elektromedis Level 5 – 2 SKP
• Elektromedis Level 6 – 2 SKP
• Elektromedis Level 8 – 2 SKP
• Psikolog Klinis – 2 SKP
• Psikologi Klinis – 2 SKP
✨ Ikuti kegiatan sesuai profesi Anda dan pastikan data registrasi sesuai agar nilai SKP dapat tercatat dan terintegrasi melalui sistem Kemenkes RI.
Memahami strategi pencegahan ulkus kaki diabetes melalui pendekatan promotif, preventif, dan deteksi dini.
Mengidentifikasi faktor risiko utama yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya ulkus dan amputasi.
Mengoptimalkan skrining kaki diabetes dan menentukan tindak lanjut sesuai tingkat risiko pasien.
Memperkuat kolaborasi multidisiplin dalam pengelolaan diabetes, luka, infeksi, dan gangguan vaskular.
Memahami pentingnya sistem rujukan dan kesinambungan pelayanan untuk menekan risiko komplikasi dan amputasi.
Yuk daftarkan diri Anda sekarang dan tingkatkan kompetensi bersama para ahli!
DAFTAR SEKARANG ← Kembali