CIREBON — Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan (UMADA) Cirebon sukses menyelenggarakan Pelatihan Certified Wound Care Clinician Associate (CWCCA) pada 18–21 Agustus, sebuah pelatihan inhouse yang dirancang khusus untuk memperkuat kompetensi dasar perawatan luka modern di kalangan mahasiswa kesehatan dan tenaga medis pemula.
Kegiatan empat hari ini menarik antusiasme luar biasa dari 50 peserta, yang aktif mengikuti setiap sesi sejak hari pertama.
Pelatihan ini dipandu oleh enam tenaga pelatih berpengalaman yang telah lama berkecimpung dalam praktik perawatan luka di berbagai fasilitas kesehatan. Kehadiran para instruktur profesional ini menjadikan suasana pelatihan semakin dinamis, aplikatif, dan sarat dengan wawasan klinis terbaru.
Salah satu materi inti yang mendapatkan perhatian besar peserta adalah pengenalan pengkajian luka menggunakan WINNERS Scale. Metode ini membantu perawat menilai kondisi luka secara lebih komprehensif sehingga mampu menentukan intervensi yang tepat dan terukur.
Selain materi teori, para peserta juga mengikuti workshop perawatan luka berbasis evidence terbaru, termasuk teknik moist wound healing, pemilihan balutan modern, penanganan luka kronis, dan aplikasi dressing yang benar.
Semangat Belajar Tinggi, UMADA Komitmen Tingkatkan Kompetensi Klinis
Di sepanjang kegiatan, ruang pelatihan dipenuhi energi belajar yang positif. Para peserta menilai pelatihan CWCCA ini sangat relevan dengan kebutuhan praktik klinis, karena memberikan dasar yang kuat dalam penatalaksanaan luka modern yang aman dan efektif.
Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam meningkatkan kompetensi lulusan dan praktisi kesehatan, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih profesional dan berbasis standar internasional.